• APPTI - AFILIASI PENERBIT PERGURUAN TINGGI INDONESIA
  • INDONESIAN UNIVERSITY PUBLISHERS AFFILIATION
  • apptijakarta2@gmail.com
  • 021-7864754-55 / 0895635385880
  • RSS
  • Pencarian

Sekilas APPTI

Afiliasi Penerbit Perguruan Tinggi Indonesia (APPTI) merupakan afiliasi yang anggota-anggotanya terdiri dari badan-badan penerbit perguruan tinggi (university press) di Indonesia. APPTI memiliki kedudukan yang penting dan strategis dalam membangun jaringan penerbitan perguruan tinggi di tanah air karena APPTI menghadapi pasar yang sangat dinamis terutama menghadapi semakin banyak penerbitan umum yang berorientasi profit. Strategis karena melalui organisasi profesi ini, berbagai isu besar seperti kondisi perbukuan, pedoman penerbitan, hak cipta, pembajakan buku, akreditasi penerbit dan sertifikasi kompetensi yang berkaitan dengan penerbitan, promosi, distribusi, pajak dan sebagainya dapat diperjuangkan secara bersama. 

Nama-nama pengurus APPTI:

Ketua Umum : Dr. Purnomo Ananto, M.M. (Polimedia Kreatif)
Ketua I : Dr. Aribowo, M.S. (Univ. Muhammadiyah Surabaya)
Ketua II : Dr. Elang Ilik Martawijaya, M.M. (Polimedia Kreatif)
Seketaris Jenderal : Dr. Aam Bastaman, S.E., M.Si. (Univ. Trilogi)
Wakil Sekretaris : Dra. Heni Suprihatin (Polimedia Kreatif)
Bendahara I : Shinta Wulan Sari, S.P. (Polimedia Kreatif)
Bendahara II : Maryati Ismanu, S.E. (Universitas Indonesia)
Bidang Bisnis & Pengembangan Usaha : Nina Agustina, S.E., M.E. (Univ. Pakuan)
Bidang Kerjasama : Dr. Zalzulifa, M.Pd. (Univ. Muhammadiyah Tangerang) & Suratni, S.S., M.Hum. (Polimedia Kreatif)
Bidang Pelatihan & Sertifikasi : Nunung Martina, S.T., M.Si. (Politeknik Negeri Jakarta)
Sekretariat : Dra. Tiktik Sartikawati (Univ. Trilogi) & Rafika Nabila, A.Md. (Polimedia Kreatif)

Di awal pendiriannya, APPTI merupakan singkatan dari Asosiasi Penerbit Perguruan Tinggi Indonesia. Namun pada tahun 2019 diubah menjadi Afiliasi Penerbit Perguruan Tinggi Indonesia.

 

Berita Pendirian Asosiasi Penerbit Perguruan Tinggi Indonesia

Telah lama disadari bahwa suatu perguruan tinggi memerlukan suatu unit/badan penerbitan dan percetakan untuk mendukung kegiatan akademik yang diselenggarakannya. Suatu perguruan tinggi yang mempunyai dosen yang banyak menulis buku merupakan pencitraan yang baik tentang akademik atmosfer di perguruan tinggi tersebut. Oleh sebab itu atas kerjasama Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Belanda pada tahun 1969 dalam bidang grafika didirikan 5 Unipress (University Press) di 5 perguruan tinggi di Indonesia dengan tujuan untuk mendukung kebutuhan menerbitkan dan mencetak buku-buku hasil karya para dosen dan juga melayani kebutuhan cetak mencetak di unit-unit di lingkungan perguruan tinggi tersebut. Ke lima perguruan tinggi yang menjadi “pilot project” tersebut adalah Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) sekarang UNES Semarang, Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Hasannudin (Unhas Makassar).

Dalam perjalanan waktu, selain ke lima perguruan Tinggi tersebut di atas, perguruan tinggi yang lainnya mulai menyadari pentingnya penerbitan dan percetakan yang merupakan institusi pendukung untuk melayani penerbitan dan percetakan mulai ikut mendirikan unit ini. Sejalan dengan perkembangan jaman dan waktu, ternyata tidak semua Unipress yang ada dapat berkembang dengan baik. Hal ini sangat bergantung dengan persepsi pimpinan perguruan tinggi di tempat unipress tersebut berada.sehingga banyak Unpress yang keadaannya “hidup segan mati tak mau”. Karena beragamnya kemampuan dari Unipress yang ada, maka mulailah dirintis untuk mengadakan “networking” jaringan kerjasama sesama unipress di Indonesia. Hal ini berguna untuk melakukan komunikasi antar unipress guna meningkatkan kualitas layanan juga diharapkan dengan bergabungnya para unipress itu dalam suatu wadah asosiasi unipress di Indonesia akan memudahkan untuk menjalin kerjasama dengan berbagai pihak misalnya pabrik kertas, alat-alat cetak, dan distribusi penjualan buku, demikian juga karena lingkup kerjanya diperguruan tinggi, akan memudahkan Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi untuk melakukan pembinaan.

Berdasarkan latar belakang di atas, beberapa pimpinan unipress (Unair, IPB, Univ. Andalas, UI dan ITB) terpanggil untuk memprakarsai suatu sarasehan di Bogor. Sarasehan penerbit perguruan tinggi tersebut berlangsung tanggal 21-23 Februari 2011 di Guest house Kebun Raya Bogor. Sarasehan tersebut diikuti oleh 24 Unipress dengan pembicara diantaranya dari Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, DIKTI bapak Prof.Dr.Soeryo Hapsoro. Diantara perguruan Tinggi yang hadir adalah : Univ.Sriwijaya, Univ. Andalas, UIN Yogyakarta, UI, ITB, UNS, UB, UNM, Unair, IPB, ITS, UIN Malang, Unri, UNEJ, Unsoed, Univ.Bengkulu, Dari pihak DIKTI mendorong untuk terbentuknya wadah agar Dikti bisa melakukan pembinaan yang terencana denagn baik, di contohkan pada tahun lalu pihak Dikti ingin mengikuti pameran buku di luar negeri tetapi Dikti bingung mencari partner untuk kegiatan tersebut karena belum ada wadah untuk penerbitan perguruan tinggi. Dalam sarasehan tersebut akhirnya disepakati untuk membentuk asosiasi dengan nama: ASOSIASI PENERBIT PERGURUAN TINGGI INDONESIA dengan susunan pengurus sebagai berikut.

Nama-nama Pengurus APPTI kala itu:

Pembina : Direktur Kelembagaan Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Ketua Umum : Prof.Dr. Ismudiono, Drh, MS (Unair)
Ketua I : Dr. Ir. Elang Ilik Martawijaya, MM. (IPB)
Ketua II : Dr. Jazim Hamidi, SH, MH (UB)
Seketaris II : Gun-gun Waldi Gumilar (ITB)
Sekretaris I : Dr. Ricardi S. Adnan, MSi (UI)
Bendahara I : H. Hilman, SH (Univ.Andalas)
Bendahara II : Muh. In`am Esha (UIN Malang)

Pengurus akan menyiapkan persyaratan untuk berdirinya organisasi termasuk penyusunan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga, pengesahan organisasi oleh notaris dan program kerja yang diutamakan untuk melakukan konsolidasi organisasi ke dalam. Rapat sarasehan juga memutuskan untuk mengadakan pertemuan luarbiasa 6 (enam bulan) setelah sarasehan (bulan September 2011) di Universitas Sebelas Maret, Solo.

Komentari Tulisan Ini
Halaman Lainnya
Ketua dan Sekretariat Koordinator Wilayah

1. APPTI KORWIL JABODETABEK DAN BANTEN Ketua                         : Nina Agustina, S.E., M.E. Alamat Sekretariat 

15/07/2021 13:37 - Oleh sekretariat APPTI - Dilihat 168 kali
Visi dan Misi

VISI Menjadi afiliasi penerbit perguruan tinggi yang terkemuka, inovatif dalam penyebaran ilmu pengetahuan, teknologi, dan humaniora.   MISI Memajukan dan mengembangkan Penerbit Pe

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 369 kali